Photographer: Chrissie White | via: daydream lily
“Eden I” Fine Art Print by failingjune [757770-4] - RedBubble
though I’ve never been to paradise before, i can tell that paradise is not so much different from this place. can’t believe it exists in this world. someday i’ll be there..
Jumat kemaren adalah hari yang bisa dibilang meinggalkan kesan. Selaen keharuan dan kebanggan dikarenakan kekompakan mahasiswa unpar memakai batik, ada satu kejadian di hari itu yang bikin aku bersyukur. Aku berterima kasih sama Tuhan, karena aku bisa jadi salah satu bagian dari HI unpar.
Jam ditangaku udah nunjukin pukul 15.25, dengan agak sedikit bermalas2an aku bersama beberapa teman, memutuskan untuk masuk kelas polgas 5 menit sebelumnya agar bisa menempati posisi yang enak, dimana aku bisa mendengar suara mas Banyu yang tegas, namun sedikit songong itu! (peace mas, hehe).
Mas banyu datang ke kelas dengan agak tergesa-gesa dan sebelumnya meminta maaf karena terpaksa harus menggabungkan 2 kelas, karena siang tadi, dia memberikan kuliah tamu di UI. Ia memulai pelajaran dengan memberikan tugas 5 bacaan PDF, dimana kita harus memilih salah satu bacaan tersebut untuk dibuat summary berikut individual judgment-nya. Deadlinya pun ga tanggung-tanggung, yakni 2 minggu setelah UTS! seketika aku vertigo mendadak, karena prakdip, bakti desa, les jerman dan les korea sudah berteriak-teriak memanggil-manggil namaku. aku sekarang ngerti kenapa semester 5 disebut semester yang penuh dengan keajaiban. (kalo ga sttress itu ajaib banget).
“Berbicara mengenai AS, kalian tau ga kalo AS kemaren secara resmi menjadi pemimpun UNSC untuk setahun kedepan?” tanya beliau dengan lantang. “Waaah„ do you read paper lately”? karena aku ga tau, aku cuma diam sambil menikmati keheningan di kelas. Sepertinya temen-temen di kelas juga tidak ada yang tau. Kalian tau apa yang diputuskan oleh AS di UNSC? wait wait.. i think i know this one. I do read news paper lately.. is it about sanction towards nuclear iran? six party talks negotiation or what? pertanyaannya masi kurang jelas pikirku, jadi aku terdiam sesaat sambil berfikir untuk kedua kalinya.
“Waduh! gimana ini! koq anak HI unpar yang diomongin di seluruh indonesia, ga ada yang bisa jawab? sentak mas Banyu. Kalo gitu saya mau cerita sedikit. Tadi siang, ketika memberikan kuliah tamu di UI, begitu saya bilang “ada pertanyaan”, paling sedikit itu ada 30 orang yang angkat tangan. Ga tau itu maksdnya beneran nanya, ato mungkin dalam hatinya mereka mau ngetes professor dari unpar ni kaya gimana sih?! (hahahaha semua ketawa). Kalo yang saya liat sih mereka sangat puas dan antusias terhadap kuliah saya tadi, dan begitu saya selesai ngajar, ketua himpunan mereka bilang “Mas, bisa ga mas terus jadi dosen untuk kuliah tamu disini?!” Owh kalo saya sih mau koq dengan senang hati, tapi saya tetep harus megutamakan anak-anak saya di unpar” jawab mas Banyu. “waaah anak unpar enak banget yah, banyak profesor yang terjun langsung baut ngajar. Kalo disini mana pernah diajar sama profesor mas. Profesor cuma ngajar S2 ato S3 aja” lanjut kahim UI”. zzzziiinggg.. nampaknya seluruh kelas mulai terhanyut kedalam cerita mas Banyu.
Jadi poin yang mau saya sampaikan adalah, Betapa bangganya kalian disini karena bisa meliat profesor-profesor berdiri dihadapan kalian dan terjun langsung untuk mengajar kalian. Betapa bangganya seharusnya kalian melihat seorang mas Bob, menjadi dosen kalian. kalo kalian tidak memanfaatkan kami disini dengan baik, orang lainlah yang akan memanfaatkan kami pada nantinya. Oleh karena itu seharusnya kalian menjadi lebih jauh termotivasi untuk berkembang dengan keberadaan kami. Kami disini ada untuk membantu kalian, membantu unpar karena rasa cinta kami kalian dan terhadap unpar yang begitu besar. Saya pun berharap kalian juga demikian demikiran.
Seketika, tamparan yang keras seakan-akan mendarat dipipiku. Pikiran dan perasaan bercampur aduk rasanya. Jujur aku malu mendengar perkataan mas Banyu. Aku tidak tau bagaimana dengan teman2 yang lain yang ada di kelas ini, namun tampaknya mereka pun merasakan hal yang sama karena ruangan kini semakin hening ditambah dengan beberapa kepala yang terlihat mulai menunduk seolah-olah malu karena telah melalukan kesalahan. Bagiku, hal ini memang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. heiii kemana aja sih lo nan?! seolah2 diriku yang laen sedang menanyakannya tepat di hadapanku!
Apalagi semakin sesak rasanya, ketika aku mengingat kembali apa yang terjadi dikeas NGO mas bob sehari sebelumnya. Hari itu, pertama kalinya aku melihat mas bob marah. Mungkin tidak bisa dibilang marah, karena beliau tetap sabar dalam menyampaikan kalimatnya. Sungguh ironis, seorang mas Bob saat itu mengatakan “i’m begging you all to calm down and pay attention to me please”. Rasanya kami ini emang mahasiswa yang tidak tau diri dan tidak tau diuntung. Memang benar kata pepatah ‘You’ve never realized what ypu have got till it’s gone’ Mungkin Ketika para dosen yang kita banggakan ini meninggalkan kita, barulah kita akan terperangah dan menyesali semuanya. Tampaknya kehilangan satu profesor tahun lalu belumlah cukup bagi mahasiswa sebengal kami. Mereka tidak meminta imbalan apapun, tapi hanya minta didengarkan dan dihormati. Apakah itu sulit??!
Aku tidak menyalahkan siapapun kecuali diriku sendiri. Kalau dibilang tidak bangga?! sapa sih yang tidak bangga bisa kuliah di HI unpar dimana dulunya 3 diantara 4 profesor HI yang ada di Indonesia, bernaung disini. Seringkali aku membanggakan hal tersebut dan menggembor-gemborkannnya. Namun apa??! selain itu apa yang bisa kulakukan?! tampaknya tidak ada. Bahkan tidak untuk diriku sendiri. Terkadang aku merasa malas untuk kuliah, dan bahkan memulai mengerjakan tugas adalah hal yang sangat sulit bagiku karena tugas sama dengan beban. Aku sadar hingga sekarang ini aku sama sekali belum mengeluarkan usaha yang bisa dikatakan maksimal. Tapia aku seharusnya lebih sadar lagi bahwa apabila aku berusaha lebih dari ini dimana seharusnya aku lebih fokus terhadap apa yang aku inginkan dan bisa memanfaatkan segala berkah yang ada disekitarku, aku akan bisa lebih jauh melangkah dari apa tempatku berpijak sekarang.
Perkataan mas Banyu sore itu hingga kini masi bernaung-naung dikepaku dan seolah-olah memaksaku untuk menulis sebuah postingan di tumblr. Lagipula, bukankah tulisan seperti ini tidak baik untuk disimpan sendiri?! karena aku rasa tulisan ini memberikan sedikit kesadaran dan motivasi bagi yang membaca.
Aku ingin berterima kasih kepada mas Banyu atas segala nasehat dan motivasi yang hampir diberikan disetiap mata kuliah Polgas. Begitu juga untuk para dosen lainnya seperti Mas BoB, mas Nur, mas Nyoman yang tidak bisa disebutkan satu per satu yang telah dengan sabar berbagi ilmu kepada kami. Dalam diriku kini muncul sebuh tekad yang perlahan-lahan semakin kuat. Kelak, suatu saat nanti aku berharap dapat menemui mereka dan berkata “makasi ya mas, karena mas sekarang saya bisa sukses seperti sekarang ini”. tidak bisa kubayangkan bagaimana respon mereka nanti. ya.. Itulah cara terbaik untuk membalas jasa-jasa mereka.
waaah.. sebuah tulisan yang cukup panjang dan agak berat sebenarnya di malam hari. but anyway, hope you can get somethig from it. Good night fellas! let’s start this week with new passion! ^^
(via myfengshuilife)
just like Tyra bangs says “you have to smile with your eyes” cause however, smiling using your eyes creates deeper meaning and impression rather than just smiling using your lips.. so lets start the smiling eyes everyone! (winking eyes ;)
Kemaren, tanggal 2 oktober 2009, UNESCO mengesahkan batik sebagai warisan budaya indonesia! akhirnyaaa.. setelah lama jadi bahan rebutan antara indonesia dan malaysia (kata orang maling sia, haha), Kemaren, batik secara sah dan resmi milik Indonesia. Kampus 3 dipenuhi dengan mahasiswa berbatik. Sebagian besar hari itu pada make batik. huaaa.. tumben banget! padahal setiap kamis, yang kita tetapkan sebagai hari batik di kampus, gada ga mau make. Tapi kemaren WOW! bahkan aku rasa hampir satu unpar de make batik (ha, lebay dikit). Makasi ya buat UNESCO, dan mudah2an budaya berbatik ini bisa dipertahanin terus kedepannyan oleh masyarakat indonesia! WE LOVE BATIK =)

ini foto intrex taon lalu, dimana semua panitia wajib make batik. Sapa bilang kalo batik ga bisa bikin kita tampil keren?! tuh buktinya. all of us definitely look catchy and stylish with batik. he..
JUST WHAT I AM
I am nowhere near perfect. I eat when i am bored.I fall for boys to sometimes. I am vulnerable to believing in lies. I'm hoping that one day i won't need a fake smile. I live by quotes that explain exactly what i am going through. I make up excuses for everything. I have best friends and enemies. I have dramas and memories. I am an average teenager. And that's life. Live it, love it and learn from it
Je m'appelle Nanda, je suis celibataire, j'ai vingt-ans, j'habite a bandung, et puis je suis etudiante l'affaire internationaux de l'unpar.

fashion m'impressionne

La danse est ma vie

j'aime chante et photografie aussi
Et j'aime beaucoup ma familie et mes meilleurs amis. Decouvre l'autre moi a:
nanda's facebook
nanda's twitter
What Am I Doing?
Listening To:
![]()
Watching Intentionally:
ANTM
Reading Occasionally
Mr.Perfect
10 = awesome
Balii Horray
Welcome to Dulay
Adventure with Koreans